mobilbiroe
21.30 wib
Dia masih terduduk menikmati malam, menghembuskan beberapa miligram tar & nikotin dalam asap tebal dengan secangkir pekat kafein yang diseduh sang tiruan vokalis dewa19 - yang sebenarnya kadar ke-3 zat itu sudah terlalu banyak diserap saraf di otak & nadi di paru2nya - diiringi suara2 lepas dari tenggorokan teman2 seperjuangannya yang sedang sibuk mendiskusikan betapa linearnya hidup yg mereka jalani - tanpa mereka pahami arti dari hidup itu sendiri - karena sistem kerja otak kiri mereka lebih terfokus pada 7 lembar kartu di tangan & berusaha keras menyusunnya menjadi 1 kesatuan - seperti yang mereka harapkan terjadi pada hidupnya masing2 - sambil banyak berharap bisa meneriakkan dengan lantang kata-kata "
ceki, fren...!!!"
lalu, sambil menyeruput tetes terakhir dari cangkirnya, dia bergumam dalam diam
"
hmpf, lagi... tak ada bintang malam ini."
Dan sekejap, diamnya terusik dering dari dentingan piano
angeleyes nya Jim Brickman. Pesan dari adik tetangganya - kembali - membuat beberapa kerutdi atas alisnya hampir beradu dengan rambutnya yang acak-acakan - seperti biasanya-.
"
bang, kalo pulang bawakan sesuatu untuk menenangkan keributan di lambung gw yah... ada imbalannya kok ;)"
selesai membacanya terdengar geraham atas & bawahnya beradu, menggerutu. Dengan gontai dia meninggalkan sandaran semangatnya, sambil - masih - diiringi suara2 cekakakan tak berintelek
"
eug ceki fren..!!!."
Sesampainya pun, si adik tetangga melahap ganjalan lambung tersebut tanpa basa basi, dengan pipi menyembul karena sibuk memamahbiak, si adik tetangga berujar
"
oia bang, tadi senja bintang terang seperti menurunkan malaikat dari surga... Lo mau liat?" belum sempat ia jawab, retina matanya mendadak statis dengan fokus tajam menatap indahnya karya surga yang keluar dari balik pintu istirahat si adik tetangga. Bahkan tubuhnya sampai darahnya ikut membeku ketika pelangi itu melengkung dengan lesung sambil berucap
"
panggil saya 'cantik'..."
Malam itu memang tak ada bintang, tapi malam itu.. sesosok malaikat tanpa sayap turun di depan cerminnya, yang akan membuat hidupnya berubah drastis & benang2 harapan di hatinya terurai sampai beberapa purnama ke depan....
"saat malam mengantar lamunannyakedalam jurang dingin kesendiriansenyum surga menyentaknya dengan warnamemberikannya sepasang sayap malaikat berbulu asasetengah percaya dia terima,karena untuk kesekian kalinyadia merasa bisa terbang dengan bimbangtanpa pasti ada landasan....."cont'd....
sipped by mobilbiroe |::Jang Komentar::

Siapa?
hanya seorang manusia dengan 1 jiwa dan 1 hati dalam 1 rasa... a man who always stand up less than one feet from the edge of sorrow.. always looking & thinkin bout the past from the valley of hopeless.. pencari moment..u/ kemudian merekamnya baik dalam ingatan, kenangan, atau dalam mmc dan pita seluloid... penikmat moment" diam dan bergerak... pencari ide dengan kreasi dalam teduhnya senja dan sunyinya malam..meski hanya ditemani secangkir dan beberapa hisap penghangat tubuh u/ melawan suram dan sepinya jurang kesendirian... selalu mempertanyakan keadaaan yg menurut otak sebelah kirinya dunia terlalu stagnan dan hidup sangat membingungkan serta tidak total untuk dijalani meski kadang pertanda itu datang dari Tuhan yg diyakininya... pemimpi, yang selalu memimpikan sesuatu yang tak bisa dijangkau oleh tangan nya... yang hanya bisa tersenyum saat semua usahanya siRnA... yang selalu berharap sebuah keajaiban dari surga akan datang dalam hidupnya... begitu juga dengan keajaiban dunia ke-8 smoga dpt terlihat dgn hati dan tersentuh oleh mata untuk bs dibingkai dlm peristiwa kaku di dunia yg diciptakan oleh mimpi"nya....
Jang Kemarin
Part I - The Starting Line
Jang Disimpan
March 2006
Teman Seperdjoeangan
ade
friend2
etc
shoutbox
blabla
designed by : okke
image : sxc.hu